Header Ads

Ad Home

Delapan Makanan Ini Sering Anda Konsumsi Tapi Dapat Meracuni Tubuh

Tidak semua makanan itu sehat dan baik jika anda konsumsi. Ada beberapa jenis makanan yang sering anda konsumsi namun sebenarnya zat-zat yang terkadung di dalam makanan tersebut bisa menyebabkan anda keracunan. Ketika dikonsumsi sedikit, makanan berikut ini memang tidak terlalu mengganggu kesehatan Anda. Tetapi jika dikonsumsi dalam jumlah besar dan dalam jangka waktu yang panjang, bisa sangat berbahaya dan memberi dampak negatif pada kesehatan, meningkatkan resiko kanker bahkan bisa juga menyebabkan kematian. Anda harus tahu makanan apa sajakah yang dapat meracuni tubuh tersebut, berikut informasinya:
  1. Beras: Kita semua tahu bahwa beras itu jika di konsumsi menyehatkan. Kendati demikian, Ternyata sebuah penelitian mengungkapkan, satu dari lima kemasan beras dari Amerika mengandung zat beracun yang berbahaya, sementara penelitian lainnya menemukan terdapat kadar arsenik dalam susu beras dan beras bayi. Meskipun semangkuk nasi berisiko relatif kecil namun jika dikonsumsi dalam jangka panjang dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius, konsumsi arsenik dengan kadar tinggi erat kaitannya dengan kanker. Apalagi beberapa bulan terakhir di indonesia ramai dengan penyebaran beras sintetis yang berasal dari china. Dan banyak masyarakat yang sudah mengkonsumsi beras sintetis tersebut. maka anda harus berhati-hatilah dalam memilih beras yang akan anda kosumsi. 
  2. Jamur: Jamur yang tersedia di supermarket seharusnya aman untuk dikonsumsi, tetapi para penggemar jamur perlu berhati-hati karena banyak spesies dapat sangat berbahaya bahkan mematikan. Sekitar 100 spesies jamur dikabarkan berbahaya bagi manusia, dengan gejala mulai dari sakit kepala hingga kejang bahkan kematian. Pada tahun 2010 sejumlah kecil jamur yang disebut Little White dianggap bertanggungjawab atas kematian sekitar 400 orang di Cina.
    delapan makanan ini sering anda konsumsi tapi dapat meracuni tubuh
  3. Minyak rapeseed: Meskipun terlihat alami, Anggapan umum menyatakan bahwa minyak rapeseed memiliki banyak efek negatif pada kesehatan karena tumbuhan rape, yang merupakan sumber dari minyak tersebut, sangat beracun, dan efek samping mengonsumsi minyaknya antara lain adalah masalah pernapasan dan kebutaan.
  4. Popcorn microwave: Meskipun makan popcorn microwave tidak diyakini berbahaya bagi kesehatan, namun ditemukan bahwa popcorn dengan bumbu mentega mengandung bahan kimia berbahaya (diacetyl) dalam bumbu tersebut yang melepaskan gas beracun ketika dimasukkan ke dalam microwave. 
  5. Meskipun sejauh ini hal tersebut disinyalir sebagian besar hanya dialami oleh pekerja pabrik namun dengan banyak timbulnya penyakit paru-paru yang disebut sebagai “paru-paru popcorn” seseorang konsumen kini diketahui juga mengidap gangguan paru-paru akibat racun tersebut.
  6. Biji pala: Meskipun biji pala memiliki manfaat kesehatan, namun juga dapat sangat berbahaya jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Biji pala mengandung zat beracun yang disebut myristicin, porsi sedang dari biji pala dapat menyebabkan halusinasi, sementara dalam jumlah besar biji pala dapat menyebabkan kejang, berdebar-debar, mual, dehidrasi, dan kematian.
  7. Apel non-organik: untuk menghindari perkembangbiakan serangga, para petani buah apel sering melapisi buah dengan bahan kimia pestisida dan fungisida, beberapa di antaranya akan menyerap ke dalam dagingnya. Untuk meminimalkan risiko kesehatan, jika anda membeli buah apel sebaiknya kupas kulitnya sebelumdi makan.
  8. Salmon hasil budidaya: Sebuah penelitian menemukan, ada 13 racun berbeda antara lain PCB, yang diklasifikasikan sebagai sebuah kemungkinan karsinogen manusia oleh Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) berada pada tingkat yang lebih tinggi dalam salmon hasil budidaya atau salmon yang dibesarkan di peternakan daripada yang terdapat dalam salmon liar. 
  9. Kentang: Kentang mungkin terlihat cukup aman, tapi apakah Anda tahu bahwa kentang sebenarnya berasal dari keluarga yang sama dari tanaman beracun Solanaceae? Kentang memiliki risiko tertentu untuk kesehatan kita karena mengandung senyawa beracun yang dikenal dengan glycoalkaloids, yang paling mengkhawatirkan adalah solanin yang memengaruhi saraf dan sistem pencernaan, menyebabkan sakit kepala, lemas, limbung, diare dan muntah dan lain-lain. Keracunan kentang sangat jarang terjadi, tapi hindarilah kentang yang sudah berkecambah yang cenderung memiliki konsentrasi glycoalkaloids yang lebih tinggi dan kentang yang telah berubah hijau. Meski warna hijau dalam kentang sendiri tidak berbahaya, hal tersebut menunjukkan bahwa kentang telah terpapar cahaya matahari, yang dapat juga mendorong tingkat solanin untuk naik di atas kadar yang aman.

Diberdayakan oleh Blogger.